Unicorn Baru Kopi Kenangan, Target Tahun 2022. PR Manager Kopi Kenangan Ruth Davina mengatakan, Kopi Kenangan juga berencana melebarkan sayapnya di kancah internasional. Pihaknya berharap Kopi Kenangan dapat membuka gerai pertama di luar Indonesia pada tahun 2022.

Kopi Kenangan mengumumkan Pendanaan Seri C Tahap Pertama senilai US$ 96 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun. Pendanaan Seri C dipimpin Tybourne Capital Management, diikuti sejumlah investor dari seri sebelumnya, seperti Horizons Ventures, Kunlun dan B Capital, serta investor baru yaitu Falcon Edge Capital.


Unicorn Baru Kopi Kenangan, Target Tahun 2022

Perusahaan ritel di bidang makanan dan minuman (F&B), Kopi Kenangan, kian agresif melakukan ekspansi di tahun 2022 mendatang. Startup ritel F&B asal Indonesia ini menargetkan untuk memiliki total 1.000 gerai di Indonesia pada tahun depan.

Ruth tidak buka-bukaan lebih detail terkait target pendapatan dan laba di tahun 2022. Namun dia menyampaikan bahwa di tahun depan, Kopi Kenangan memiliki target untuk dapat menjual sebanyak 5,5 juta cups setiap bulannya.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Kopi Kenangan baru saja mengumumkan Pendanaan Seri C Tahap Pertama senilai US$ 96 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Melalui pendanaan ini, Kopi Kenangan telah menembus US$ 1 miliar dan menempatkan diri sebagai perusahaan New Retail F&B Unicorn pertama di Asia Tenggara.

Pendanaan ini diperoleh setelah Kopi Kenangan mengukuhkan posisinya sebagai brand dengan permintaan domestik yang tinggi, termasuk dari beberapa portofolio barunya, seperti brand roti bernama Cerita Roti, ayam goreng Chigo, soft-cookies Kenangan Manis, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi baru seperti menu topping Sultan Boba.

Baca Yuk :  Cara Membuat Es Krim Buah Naga Tanpa Mesin, Cemilan anak-anak

Ruth menambahkan, dengan pendanaan baru ini, Kopi Kenangan berencana akan ekspansi Cerita Roti, Chigo serta Kenangan Manis ke seluruh Indonesia serta memperluas jaringan hingga merambah pasar internasional.

Pendanaan ini diperoleh setelah Kopi Kenangan mengukuhkan posisinya sebagai brand dengan permintaan domestik yang tinggi, termasuk dari beberapa portofolio barunya, seperti brand roti bernama Cerita Roti, ayam goreng Chigo, soft-cookies Kenangan Manis, sekaligus menghadirkan berbagai inovasi baru seperti menu topping Sultan Boba.

Adapun, hingga saat ini, Kenangan Brands sudah memiliki lebih dari 400 gerai yang tersebar di 45 kota di Indonesia. “Kenaikan gerai di 2021 sebesar 41% dr total gerai di 2020,” tambah Ruth.

Dia juga mengklaim, Kopi Kenangan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang baik selama 12 bulan terakhir, dengan angka penjualan lebih dari dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

“Kami menargetkan penjualan 40 juta cups di akhir tahun,” tuturnya.

Dengan pendanaan baru ini, Kopi Kenangan berencana mempercepat ekspansi Cerita Roti, Chigo serta Kenangan Manis ke seluruh Indonesia. Kopi Kenangan juga akan terus memperluas jaringannya hingga merambah pasar internasional.

Baca Yuk :  Mengenal Panic Attack Pada Remaja

CEO dan Co-Founder Kopi Kenangan, Edward Tirtanata mengatakan, suatu kehormatan bagi Kopi Kenangan dapat mengumumkan pendanaan yang menempatkan mereka sebagai perusahaan New Retail F&B Unicorn pertama di Asia Tenggara.

Kopi Kenangan bertekad menjadi merek yang paling dicintai para pelanggan di Asia Tenggara. Terkait rencana lima tahun ke depan, Kopi Kenangan berkomitmen memperluas jangkauan secara cepat hingga mencapai ribuan gerai di Asia Tenggara, sekaligus melengkapi portfolio dengan produk yang dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Kopi Kenangan didirikan oleh Edward Tirtanata, James Prananto, dan Cynthia Chaerunnisa pada 2017 dan berhasil mengisi celah pasar antara kopi dengan harga premium yang disajikan jaringan gerai kopi internasional dan kopi instan yang dijual di banyak kios jalanan di Indonesia.

Pelanggan dapat mudah memesan kopi lewat aplikasi, baik untuk dikirim ke rumah, atau mengambil langsung di salah satu dari gerai Kopi Kenangan di Indonesia. Melalui model bisnis New Retail yang memadukan kanal daring dan luring, Kopi Kenangan berhasil menarik hati banyak pelanggan dan hanya dalam waktu empat tahun, Kopi Kenangan telah bertumbuh menjadi Kenangan Brands dan mempekerjakan lebih dari 3.000 staf di lebih dari 600 gerai di 45 kota di Indonesia.

Selama pandemi Covid-19, Kopi Kenangan juga membuktikan kemampuan beradaptasi dengan iklim usaha dan tantangan yang terus berubah. Langkah ini ditempuh dengan menjalankan strategi baru, seperti menerapkan sistem pesanan nirkontak (contactless booking request) yang membantu meningkatkan pertumbuhan pendapatan dan basis pengguna.

Baca Yuk :  Simak, Cara Bedakan Diare Biasa dengan Diare Akibat Hepatitis

Selama 12 bulan terakhir, Kopi Kenangan telah menyajikan 40 juta cangkir dengan target 5,5 juta cangkir per bulan pada Q1 2022.

Bosun Hau, Managing Director, Tybourne Capital Management mengatakan, hanya dalam waktu singkat, Edward dan James, didukung tim manajemen yang berpengalaman, berhasil mengembangkan bisnis secara signifikan, sekaligus mengatasi berbagai tantangan dan krisis akibat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Kami sangat menantikan dapat melihat potensi Kopi Kenangan dan visinya untuk menjangkau pasar F&B yang berkembang pesat di Asia Tenggara,” kata dia.

Unicorn Baru Kopi Kenangan, Target Tahun 2022

Keunggulan tim Kopi Kenangan, menurut Hau, dipadukan dengan jiwa wiraswasta dan pemahaman luas tentang industri F&B, serta kemampuan memanfaatkan teknologi demi menjangkau pelanggan, sekaligus meningkatkan efisiensi dan penjualan merupakan hal yang dapat menopang masa depan unicorn baru asal Indonesia ini.



Tags : , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »