Tips Berdamai dengan Inner Child, Jika sering pernah merasa mudah marah, curiga berlebihan, atau merasa serba kekurangan? Bisa jadi perasaan negatif itu muncul karena adanya inner child dalam diri yang belum terselesaikan.  

Untuk mengasuh anak dengan hati yang sehat dan mindful dan agar Inner Child tak terulang pada anak, penting sekali untuk mampu berdamai dengan luka masa kecil kita, agar rantai luka tersebut putus.


Tips Berdamai dengan Inner Child

Luka akibat ditelantarkan oleh orang tua semasa kecil, dapat menimbulkan pengaruh seperti berikut:

  • Merasa ditelantarkan
  • Takut untuk ditinggalkan
  • Benci saat merasa sendiri
  • Co-dependent, yaitu cenderung mengabaikan atau mengorbankan kebutuhan atau emosi diri sendiri demi memenuhi keinginan orang lain.
  • Suka mengancam untuk pergi
  • Tertarik dengan orang yang jarang ada untuknya secara emosional
  • Sulit untuk merelakan sesuatu
  • Menganggap diri sendiri rendah
  • Mudah marah
  • Sulit berkata “tidak”
  • Menekan atau menahan berbagai emosi yang dirasakan
  • Merasa rapuh
  • Tertarik kepada orang yang tidak menghargai atau memperhatikan dirinya
  • Mudah merasa bersalah dan meminta maaf
  • Tidak suka meminta bantuan
  • Menggunakan perasaan bersalah untuk memanipulasi
  • Takut untuk menetapkan batasan-batasan
  • Tertarik dengan orang yang mudah membuat dirinya merasa bersalah
Baca Yuk :  Sinopsis Drakor Snowdrop Episode 14

Tips Berdamai dengan Inner Child

Berikut langkah-langkah dan Tips Berdamai dengan Inner Child  dari para ahli psikologi agar bisa menyembuhkan luka batin dan memiliki psikis yang lebih baik, yakni:

  • Kenali inner child yang masih terluka dan terima keberadaannya
    Masih banyak orang yang memungkiri kalau ia punya inner child yang terluka, padahal sikap semacam ini bisa membuatmu kesulitan mengubah perilaku dan perasaan. Kamu bisa mengenali inner child dengan mengunjungi masa kecil yang menyakitkan.
    Tapi kalau kamu gak berusaha menyembuhkan dan hanya ingin menguburnya dalam-dalam, kemungkinan inner child kamu bakal terus mendominasi diri dengan memunculkan pikiran dan perasaan negatif.
  • Beri dukungan pada inner child dengan kalimat menenangkan dan penuh cinta
    Selayaknya dua orang bertentangan yang ingin berdamai, kamu juga perlu menjalin komunikasi dengan inner child untuk berdamai. Misalnya dengan berdialog lewat cermin dalam kamar. Bayangkan bahwa cermin itu adalah sosokmu di masa kecil yang terluka. Rasakan, emosi mana yang bisa kamu kubur bersama dan menggantinya dengan harapan baru.
  • Lakukan meditasi yang menenangkan pikiran
    Melakukan rileksasi dengan beberapa durasi seperti bernapas, suara-suara untuk melepaskan beban dan ajakan untuk mengelola kegelisahan.
  • Jika ada amarah dan kesedihan yang meluap, rangkul saja perasaan itu
    Mengingat pengalaman pahit lewat proses rekonsiliasi dengan inner child, gak menutup kemungkinan bakal memunculkan emosi mendalam. Kamu bisa sangat marah dan kecewa, itu sangat wajar. Rangkul saja emosi yang tiba-tiba meluap dalam dirimu. Terkadang amarah memang diperlukan dalam kondisi tertentu, apalagi penyebabnya adalah trauma yang belum terselesaikan. Gak perlu merasa aneh, ini juga bagian dari proses mengeksplorasi hubunganmu dengan masa lalu.
  • Cari bantuan psikolog atau terapis, jika diperlukan
    Proses rekonsiliasi dengan inner child yang terluka, bakal lebih mudah saat kamu didampingi seorang psikolog. Kalau kamu kesulitan menyembuhkannya sendirian, langkah ini sangat recommended. Seorang terapis atau psikolog, bisa membimbingmu menghadapi trauma dengan lebih rileks dan nyaman.
Baca Yuk :  Ketahuilah 10 Pekerjaan yang Tawarkan Gaji Tertinggi

Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam International Journal of Qualitative Studies in Health and Well-being, bahwa pengalaman di masa lalu dapat memberikan pembelajaran yang bermanfaat untuk jangka panjang, hingga Anda tua nanti. Oleh sebab itu, cobalah untuk berdamai dan bersatu dengan inner child untuk hidup yang lebih baik.

Itulah Tips Berdamai dengan Inner Child, Inner child merupakan salah satu komponen pembentuk karakteristik dari diri Anda. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui, menerima, dan terkoneksi dengan inner child yang ada di dalam diri.

Referensi: hellosehat.com, orami.co.id



Tags : , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »