Surabaya Buka Kembali Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen. Pemerintah Kota Surabaya kembali membuka kegiatan sekolah tatap muka 100 persen.

Surabaya Buka Kembali Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen dibuka untuk jenjang pendidikan PAUD hingga SMP per hari Senin (28/3). Keputusan dibukanya pembelajaran tatap muka dilakukan beradasarkan asesmen pemerintah pusat yang saat ini berstatus PPKM level 1.


Menanggapi PTM 100 persen di Kota Surabaya, Wali Kota Ssurabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa seluruh area sekolah dan jenjang pendidikan yang menggelar PTM 100 persen wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu para siswa juga perlu mendapatkan izin dan persetujuan orang tua atau wali murid.

Baca Yuk :  KODE REDEEM GENSHIN IMPACT 2 Mei 2022 Terbaru Terlengkap

“Bismillah kita akan menggelar PTM 100 persen dan tentunya dengan persetujuan orang tua. Harapannya, anak didik kita bisa kembali berinteraksi dengan teman-teman sebayanya dan belajar saling bergotong-royong untuk menumbuhkan empati terhadap sesama,” kata Eri seperti melansir dari CNN Indonesia.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya juga sudah menindaklanjuti Inmendagri Nomor 18 Tahun 2022, dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor 421/8231/436.7.1/2022 tentang Pemberitahuan Jadwal Pembelajaran Tatap Muka.

Yusuf Masruh sebagai Kepala Dispendik Kota Surabaya mengatakan bahwa dalam aturan yang tercantum tersebut, pembelajaran dilakukan setiap hari dengan kapasitas jumlah peserta didik yakni 100 persen dari kapasitas ruang kelas.

Bicara soal waktu, dalam aturan tertuang bahwa lama belajar paling lama adalah enam jam per hari. Satuan pendidikan harus memastikan bahwa setiap siswa mampu mendapatkan pelayanan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Baca Yuk :  Peringati Hari Kartini, Ini Potret Seleb Cantik dalam Balutan Kebaya

Saat diwawancara oleh CNN Indonesia, salah seorang wali murid siswa SD di Surabaya, Mega menyampaikan mendukung dimulainya PTM 100 persen. Namun sekolah harus secara tegas mampu menerapkan protokol kesehatan, jelasnya.

a enggak apa-apa [PTM 100 persen], asal sekolah benar-benar bisa menjalankan protokol kesehatan, karena kita enggak mau anak-anak jadi korban,” ucapnya.

Surabaya Buka Kembali Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen

Sumber: CNN Indoenesia , Kompas.com