Persiapkan Teknologi Metaverse di Indonesia Disebut Penuh Potensi. Salah satu platform internet paling terkenal, Facebook, melakukan rebranding untuk memberi sinyal dan merangkul ide futuristik, dengan istilah metaverse.

Nama Metaverse ini adalah kata kunci terbaru untuk menangkap imajinasi industri teknologi sedemikian rupa. Pengumuman CEO Facebook Mark Zuckerberg pada hari Kamis (28/10/2021) waktu setempat, mengungkapkan bahwa dia mengubah nama perusahaannya menjadi Meta Platforms Inc., atau Meta singkatnya.


Persiapkan Teknologi Metaverse di Indonesia Disebut Penuh Potensi

Pakar teknologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Yutika Amelia Effendi berpendapat, metaverse atau dunia virtual memiliki potensi besar, khususnya di Indonesia. Karena sifatnya yang merupakan dunia virtual, kata Yutika, metaverse dapat diterapkan di banyak bidang.

Baca Yuk :  Jadwal SIM KELILING Malang Senin 14 Februari 2022

“Namun yang paling interesting dan attractive kalau dikaitkan dengan Indonesia adalah di bidang pariwisata,” kata Yutika, Jumat (21/1).

Ia berpendapat, metaverse dapat menjadi salah satu cara menikmati banyak tempat wisata di Indonesia tanpa terhalang batasan, seperti halnya batasan jumlah pengunjung di masa pandemi. Bidang pendidikan juga berpotensi dieksplorasi lebih lanjut pada platform ini.

“Karena pendidikan di era sekarang sudah banyak yang memakai alat virtual reality (VR) dan augmented reality (AR), yang merupakan teknologi pada metaverse,” ujarnya.

Yutika melanjutkan, penggunaan platform ini juga dapat merambah ke banyak bidang lain seperti sosial, perdagangan, dan lain-lain. Namun demikian, kata dia, peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk membenahi dulu keamanan siber dan data.

Baca Yuk :  Tips Agar Bulu Mata Lentik Tahan Lama dan Awet 12 Jam

Dosen Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin Unair ini menilai, penerapan teknologi metaverse memang membutuhkan banyak persiapan. Selain keamanan dan landasan hukum siber dan data, Indonesia juga harus memiliki tingkat literasi digital dan kualitas infrastruktur yang mumpuni untuk menyambut metaverse.

“Indonesia sendiri percepatan teknologinya terbilang aji mumpung karena pandemi, mau tidak mau harus pindah ke digital. Kalau mau menerapkan metaverse, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama meningkatkan literasi digital, agar semua lapisan masyarakat tidak tertinggal dengan teknologi yang ada,” ujarnya.

Peran dan kebijakan pemerintah juga dirasa penting dalam menyiapkan fasilitas internet yang mumpuni. Tidak hanya di kota namun juga pemerataan hingga daerah. Selain itu, juga dibutuhkan infrastruktur yang mendukung teknologi virtual reality dan augmented reality.

Baca Yuk :  Tips Mengatasi Tantrum pada Anak Menurut Para Ahli

“Sejujurnya kalau mau menerapkan metaverse, belum bisa dalam waktu dekat. Paling tidak butuh tiga hingga lima tahun bagi Indonesia untuk mengadaptasi kinerja platform infrastruktur yang dibutuhkan,” kata dia.

Persiapkan Teknologi Metaverse di Indonesia Disebut Penuh Potensi

Sumber : https://www.republika.co.id/