Peran Penting Orang Tua pada Golden Age Tumbuh Kembang Anak, golden age meliputi 1000 hari pertama kehidupan anak yang dihitung dari masa dalam kandungan sampai dengan usia anak mencapai dua tahun.

Pada masa golden age otak bertumbuh secara maksimal, begitu pula pada pertumbuhan fisiknya. Selain itu juga, masa golden age tersebut juga terjadi perkembangan kepribadian anak dan pembentukan pola perilaku, sikap, dan ekspresi emosi.


Peran Penting Orang Tua pada Golden Age Tumbuh Kembang Anak

Periode emas adalah durasi waktu di mana terjadi perkembangan massa otak sebanyak 70-80%. Periode ini menjadi salah satu faktor penentu, akan menjadi seperti apa Anak di masa depan kelak.

Jika periode golden age pada anak dilalui dengan cara yang tepat, dirinya akan menjadi pribadi yang siap untuk menghadapi persaingan global di masa depan.

Namun sebaliknya, jika periode emas berlalu begitu saja tanpa adanya upaya tertentu, Anak  bisa saja mengalami berbagai gangguan kesehatan di kemudian hari. Salah satu gangguan kesehatan yang dimaksud adalah kekurangan gizi, yang bisa berdampak pada segala aspek dalam kehidupannya kini dan nanti.

Baca Yuk :  Jadwal SIM KELILING Malang Minggu 6 Februari 2022

Ikatan antara ibu dan anak merupakan gabungan aspek psikologis dan biologis yang kompleks. Hubungan antara ibu dan anak dapat memengaruhi pertumbuhan otak, hormon pertumbuhan, dan kondisi kesehatan anak secara umum. Oleh karenanya, ibu harus menjadi nomor satu dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui berbagai cara.

Beberapa rekomendasi cara yang bisa dilakukan orang tua untuk mendorong tumbuh kembang anak yang optimal, berikut peran penting orang tua pada golden age tumbuh kembang anak yang t elah dLuz rangkum, antara lain:

  • Menyediakan Nutrisi
    Nutrisi dalam makanan berperan penting pada tumbuh kembang anak. Oleh karenanya ibu wajib menyediakan makanan dengan kelengkapan nutrisi, mencakup karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak baik. Makanan yang merupakan sumber omega-3 terbaik adalah ikan, seperti salmon, sarden, dan ikan kembung. Sedangkan omega-6 ditemukan pada minyak nabati. Namun bila konsumsi ikan dan minyak nabati belum terpenuhi
  • Menerapkan Kebiasaan Makan yang Baik
    Selain memastikan asupan gizinya terpenuhi, orang tua juga perlu mendidik Anak agar Ia memiliki kebiasaan makan yang sehat
  • Jangan pernah lewatkan sarapan
    Jadikan sarapan sebagai prioritas, karena sarapan menyediakan sumber tenaga bagi otak dan tubuh anak dalam memulai harinya.
  • Menstimulasi Perkembangan Anak
    Lakukan stimulasi untuk perkembangan kemampuan kognitif, motorik, komunikasi, dan sosial, dengan cara:
  • Kognitif
    Kognitif merupakan kemampuan intelektual, seperti kemampuan membedakan suara, tekstur, mengingat, dan menganalisis masalah. Kemampuan kognitif dapat dilatih dengan mengajak anak bermain sambil belajar.
  • Motorik
    Motorik mencakup kemampuan bergerak dan keterampilan koordinasi anggota tubuh. Anak yang bermasalah dalam kemampuan motorik mungkin akan kesulitan dalam belajar menulis, berenang, menggambar, menari, berbicara, atau melakukan gerakan yang memerlukan ketepatan, seperti menangkap bola.
  • Komunikasi
    Kemampuan komunikasi anak terkait dengan kemampuan menulis, membaca, dan menjalin hubungan interpersonal, baik saat ini maupun saat dewasa nanti..
  • Sosial
    Merangsang kemampuan sosial anak menjadi hal penting bagi anak, terutama bagi anak tunggal yang terbiasa sendiri di rumah. Membiarkan anak bermain dengan anak lain, dan mengajarkan anak mengenali serta mengendalikan emosi.
  • Memantau Tumbuh Kembang Anak dan Memilih Susu yang Tepat
    Sebagai orang tua yang paling banyak menghabiskan waktu dengan anak, dan memantau tumbuh kembang buah hati
  • Belajar sambil bermain
    Anak-anak akan lebih cepat menanggapi rangsangan di masa golden agenya dengan bermain. Bermain adalah aktivitas yang disukai semua anak. Karena suasana hatinya sedang gembira, otak anak pun akan berada dalam kondisi tenang sehingga ia dapat menyerap banyak hal dengan lebih baik
  • Bersikap penuh kasih sayang, hangat, dan responsif.
  • Memahami bahwa anak itu unik.
  • Membuat rutinitas menyenangkan dan bermanfaat bersama anak.
  • Memberikan stimulasi (mengajak bicara, membaca, menyanyi, bermain, dan sejenisnya).
  • Memilih tontonan yang baik sesuai usia anak.
  • Memberikan pengawasan yang baik pada anak untuk keamanan dan keselamatannya.
Baca Yuk :  KODE REDEEM PUBG Mobile 20 Mei 2022 Terbaru

Untuk memaksimalkan tahapan tumbuh kembang yang dialami anak, diperlukan peran besar orang tua dalam mendampingi dan memberi stimulus tepat.

Referensi: klikdokter.com, alodokter.com, haibunda.com



Tags : , , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »