Penggunaan Masker Kain untuk Cegah Varian Omicron Virus corona varian baru, Omicron terus menyebar. Saat ini, telah ditemukan 46 kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Jumlah ini terus melonjak dalam beberapa hari belakangan.
Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah penyebaran varian Omicron adalah dengan menggunakan masker. Pastikan Anda sudah memakai masker dengan benar baik dari jenis maupun cara penggunaan.

Bagaimana efektivitas penggunaan masker kain untuk mencegah varian Omicron?


Dari jenis masker, para ahli menyarankan untuk memilih masker bedah tiga lapis atau 3 ply ketimbang masker kain.

“Masker kain tidak lebih dari sekadar hiasan wajah,” kata ahli kesehatan Leana Wen, dikutip dari CNN.

Baca Yuk :  Sejarah! Timnas Basket Indonesia Raih Emas di SEA GAMES 2021

Studi menunjukkan masker kain memiliki kebocoran hingga 75 persen kebocoran ke dalam dan ke luar. Artinya, banyak partikel yang tidak bisa disaring atau bebas keluar masuk dari masker kain.

Wen menyebut, masker kain tetap bisa digunakan untuk melapisi masker bedah. Mengenakan masker kain di atas masker medis seperti dapat melindungi Anda dan orang lain. Menggunakan masker kain juga lebih baik ketimbang tidak menggunakan masker sama sekali, meskipun tidak efektif menangkal Covid-19.

Untuk perlindungan ekstra di tempat yang berisiko tinggi, Anda bisa menggunakan masker KN95 atau N95. Masker ini memiliki daya lindung yang lebih baik karena mengandung serat polipropilen. Serat ini bertindak sebagai penghalang mekanis dan elektrostatik. Kedua jenis masker ini bisa mencegah partikel kecil masuk ke hidung atau mulut.

Baca Yuk :  5 Jenis Tanaman yang Bantu Untuk Tidur Nyenyak

Sebelumnya, penggunaan masker N95 untuk masyarakat umum sempat tidak dianjurkan karena kurangnya stok untuk tenaga kesehatan di awal pandemi. Namun, saat ini, stok masker N95 sudah lebih banyak sehingga bisa digunakan untuk masyarakat umum.

Profesor biologi di University of Massachusetts Dartmouth, Erin Bromage mengatakan masker N95 dapat menyaring tetesan besar dan aerosol atau partikel yang lebih kecil yang berpotensi mengandung virus di udara.

Respirator N95 dapat menyaring hingga 95 persen partikel di udara. Sedangkan masker memiliki efektivitas 5-10 persen lebih rendah.

Masker N95 yang baik dapat dikenali dari bentuk seperti cangkir, lipatan datar atau paruh bebek, dan dua tali yang melingkari kepala.

Baca Yuk :  Mengenal Tombol Flush Toilet Pesawat

Penggunaan Masker Kain untuk Cegah Varian Omicron

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/



Tags : , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »