Mengenal Spinal Cord Injury, Cedera Sumsum Tulang Belakang, Sumsum tulang belakang adalah struktur berbentuk tabung panjang yang berawal di dasar tengkorak hingga di atas pinggang. Sumsum tulang belakang terdiri dari serabut saraf dan sel yang membawa informasi masuk dan keluar otak. Sehingga, otak dapat memberi perintah dan mengendalikan fungsi tubuh dan organ dalam.

Mengenal Spinal Cord Injury

Spinal cord injury adalah kerusakan yang terjadi pada bagian sumsum tulang belakang, yang bisa menyebabkan kerusakan yang permanen


Penyebab Cedera Sumsum Tulang Belakang

Penyebab utama cedera sumsum tulang belakang adalah trauma. Hal ini dapat disebabkan oleh:

  • Tindakan kekerasan seperti luka tembak atau luka tusuk pada tulang belakang
  • Olahraga impaksi, seperti sepak bola, menyelam, dan hoki
  • Terjatuh kerap menyebabkan cedera sumsum tulang belakang pada lansia
  • Kecelakaan bermotor – Hal ini menjadi penyebab dari 35% semua kasus cedera sumsum tulang belakang
Baca Yuk :  Jadwal SIM KELILING Kota Surabaya Senin 16 Mei 2022

Penyebab cedera sumsum tulang belakang lainnya adalah:

  • Peradangan atau degenerasi diskus tulang belakang
  • Pertumbuhan abnormal yang menekan sumsum tulang belakang
  • Pasokan darah yang tidak mencukupi akibat tekanan darah rendah atau aneurisma.
  • Arthritis, penyakit sendi yang dapat menyebabkan kekakuan atau nyeri pada punggung atau leher. Kondisi ini juga dapat memengaruhi saraf dan sumsum tulang belakang.

Diagnosis Cedera Saraf Tulang Belakang

Diagnosis pada cedera saraf tulang belakang biasanya dilakukan dengan dua cara. Pertama adalah evaluasi klinis, pemeriksaan berdasarkan gejala yang dialami dan pemeriksaan fisik (seperti tes kekuatan otot, sensor tubuh yang dirasakan atau tidak dirasakan, dan seterusnya). Kedua adalah tes pencitraan, yaitu berupa pemeriksaan MRI atau pencitraan lainnya untuk menilai saraf tulang belakang, tulang belakang, dan otak.

Baca Yuk :  Tahap Tumbuh Kembang Bayi Umur 0-6 Bulan

Gejala Utama Cedera Sumsum Tulang Belakang

  • Kehilangan sensasi parsial atau total
  • Kehilangan fungsi otot parsial atau total
  • Kehilangan kendali kandung kemih dan usus
  • Kesulitan bernapas – Apabila cedera terjadi di bagian leher atas.
  • Leher atau punggung terpelintir, sehingga menyebabkan gangguan berjalan dan keseimbangan.

Saraf tulang belakang merupakan terusan dari otak yang membentang dari leher hingga ke tulang ekor. Saraf ini berperan penting pada proses pengiriman sinyal dari otak ke seluruh tubuh dan sebaliknya. Jika saraf ini rusak, akan terjadi gangguan pada beberapa fungsi tubuh, seperti hilangnya kemampuan untuk bergerak atau merasakan sesuatu.

Referensi: halodoc.com, mayoclinic-org

 



Tags : , , , , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »