Mengenal Pola Asuh Mindful Parenting, Setiap orangtua tentu berharap dapat memberikan pola asuh yang terbaik untuk anak-anaknya agar tumbuh kembang optimal baik fisik maupun psikis.

Mindful parenting merupakan pengasuhan yang terdiri dari aspek kesadaran dengan mendengarkan anak penuh perhatian, mempertahankan kesadaran akan pengalaman emosional anak.


Mengenal Pola Asuh Mindful Parenting

Mindful parenting merupakan  pola asuh berkesadaran, di mana orang tua sadar bahwa mereka bukan “orang tua biologis” semata yang hanya memperhatikan pertumbuhan fisik anak, melainkan juga “orang tua psikologis” yang mengerti bahwa ada perasaan dan tingkah laku anak yang juga butuh perhatian.

Tujuan dari mindful parenting adalah agar orangtua memperhatikan reaksi anak dan agar mampu mengatur ulang atau mengelola emosi. Dengan menerapkan hal ini, orangtua dapat memilih respons yang baik terhadap anak-anak bahkan dalam situasi yang memicu perilaku emosional.

Baca Yuk :  5 Jenis Eyeliner yang Wajib Kamu Ketahui

Selain itu orangtua juga perlu mengatur emosi diri selama proses pengasuhan, menerima dan tidak menghakimi anak, dan berbelas kasih baik terhadap anak, maupun diri sendiri.

Mindful parenting yang mengutamakan fokus dan penuh perhatian pada anak bertujuan untuk memahami perilaku mereka. Mulai dari sikap, bagaimana Mama tidak menghakimi, belajar berbelas kasih dan mempertimbangakan cara menanggapinya.

Mindful parenting memang harus pelan-pelan dilakukan, karena di dalamnya ada banyak keterampilan yang dibutuhkan. Contohnya:

  • Mendengarkan: artinya Mama benar-benar mendengarkan dan mengamati mereka. Keterampilan ini membutuhkan banyak kesabaran dan latihan, Ma. Mama juga akan belajar memperhatikan semuanya yang ada di sekeliling mama dan juga anak.
  • Menerima dan tidak menghakimi: artinya ketika anak merasakan suatu perasaan ataupun tingkah laku yang tidak sesuai, sebisa mungkin Mama tidak langsung menyudutkan dan menghakiminya. Di sini, sama halnya Mama melepaskan harapan yang Mama tanam sendiri untuk anak.
  • Kesadaran emosional: menumbuhkan kesadaran untuk berinteraksi dengan anak apapun perasaan yang dialami anak dan Mama saat itu. Saat emosi terjadi, biasanya itu akan memengaruhi situasi yang ada. Sehingga Mama juga harus paham dengan emosi apa yang sedang Mama rasakan.
  • Regulasi diri: di mana Mama tidak membiarkan emosi mama memicu reaksi secara langsung. Misalnya seperti berteriak, membentak, memukul dan sebagainya. Singkatnya Mama harus berpikir dulu sebelum bertindak untuk menghindari reaksi yang berlebihan.
  • Kasih sayang: melibatkan empati dan memahami posisi anak pada saat itu, sehingga anak tidak menyalahkan diri sendiri.
Baca Yuk :  5 Cara Mudah Menyambungkan WiFi di Komputer

Dilansir dari Scientific American di tahun 2015 pada artikel yang berjudul The Secret to Raising Smart Kids, sebagian besar orang masih menganggap kecerdasan atau skill merupakan kunci dari keberhasilan. Padahal, sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa terlalu berfokus pada kedua hal tersebut justru dapat membuat individu lebih mudah mengalami kegagalan, takut akan tantangan, dan tidak mau belajar.

Menerapkan pola asuh penuh perhatian membutuhkan kesadaran untuk interaksi pengasuhan meluas dari orang tua ke anak. Memodelkan kesadaran emosional adalah kunci untuk mengajar anak Anda melakukan hal yang sama. Sebab, selalu ada emosi yang mempengaruhi situasi.

Mengenal Pola Asuh Mindful Parenting

Rerensi:

  • https://www.healthline.com
  • https://www.familyservicesnew.org
  • https://www.antaranews.com
  • https://www.sehatq.com
  • https://www.kompas.com
  • https://www.popmama.com