Mengenal Attachment Parenting, Attachment parenting adalah pola pengasuhan yang memiliki responsivitas yang cukup tinggi pada kebutuhan anak.

Attachment parenting yaitu suatu cara merawat anak yang memfokuskan pada memelihara hubungan yang dibangun orang tua dengan anaknya.


Mengenal Attachment Parenting

Pola asuh attachment menekankan pada kedekatan secara fisik dan emosional dengan si Kecil. Kedekatan ini dibangun dengan perhatian, kasih sayang, serta komunikasi yang hangat sejak hari pertama bayi dilahirkan.

Menjaga hubungan emosional dengan anak dipandang sebagai cara yang ideal untuk membesarkan anak agar merasa aman, mandiri, dan berempati. Tujuannya yaitu agar terciptanya hubungan kuat antara anak dan orang tuanya.

Tipe parenting attachment membuat anak menjadi responsif terhadap kontak fisik. Ia akan terbiasa dengan hal tersebut untuk mendapatkan ketenangan, mengatasi stres, serta mencari kenyamanan dalam kehidupan seterusnya hingga ia dewasa. Anak  juga tumbuh menjadi anak yang penuh perhatian, mengerti tentang esensi pentingnya kasih sayang, serta berhati lembut.

Baca Yuk :

Pola parenting ini sangat tepat dilakukan untuk anak usia balita. Perhatian dan kedekatan akan membuatnya menjadi percaya diri dalam melaksanakan tanggung jawab.

Attachment parenting merupakan pola pengasuhan yang memiliki responsivitas yang cukup tinggi pada kebutuhan anak. Tujuannya adalah untuk menciptakan dan memelihara hubungan kuat antara anak dan orang tuanya.

Ada banyak manfaat dari Attachment Parenting untuk anak dan  orang tua diantaranya adalah

  • Dapat menjaga hubungan yang kuat antara orangtua dan anak.
  • Gaya pengasuhan yang responsif dan sensitif dapat meningkatkan perkembangan otak pada bayi
  • mengurangi risiko SIDS
  • menjaga kestabilan dan keadaan mental dan emosional anak Anda
  • Mengurangi kemungkinan masalah perilaku,
  • Meningkatkan perkembangan sosio-emosional, dll

Melansir dari nct-org, Pengasuhan keterikatan adalah tentang kedekatan fisik yang konstan dan menjadi sangat responsif terhadap bayi dan membantu mereka merasa aman dan terlindungi.

Dokter anak William Sears dan istrinya Martha secara resmi mengembangkan metode parenting attachment menjadi gaya parenting pada 1980-an. Idenya lagi adalah bahwa keterikatan orangtua-anak yang aman, dicapai dengan menjadi sensitif dan responsif, memberikan  jalan untuk kemandirian mereka dan hubungan yang aman sebagai orang dewasa .

Bagi banyak orang tua, pendekatan ini terasa alami dan intuitif, sehingga semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Organisasi resmi API (Attachment Parenting International) dan APUK (Attachment Parenting UK) telah dibentuk, serta kelompok pendukung lainnya yang tak terhitung jumlahnya.

Berikut ini adalah cara dalam menerapkan attachment parenting diantaranya adalah:

  • Birth bonding. Sejak awal kelahiran Si Kecil, sebaiknya Anda mulai mengakrabkan diri padanya, dengan cara berbaring di dekatnya, memeluknya, atau mengajaknya ngobrol. kendati demikian, hubungan Anda dan newborn tidak langsung terjadi begitu saja, namun sebuah proses saat Anda dan Si Kecil tumbuh bersama.
  • Menyusui dapat membuat Anda memahami kebiasaan, serta body language Si Kecil. Menurut dr. Sears, hubungan antara ibu dan bayi yang terjalin melalui proses menyusui adalah chemistry yang tepat. Saat menyusui tubuh Anda akan menghasilkan prolaktin dan oxytocin, yakni meningkatnya hormon keibuan.
  • Baby wearing. Saat seorang bayi digendong orangtuanya, ia akan banyak belajar mengenai lingkungannya. Sementara itu, orangtua juga akan merasa lebih dekat dengan bayi dalam dekapannya.
  • Tidur dengan Si Kecil. Hal ini akan menambah kedekatan Si Kecil dengan Anda. Ia pun akan merasa nyaman dan aman jika merasa Anda di dekatnya.
  • Kenali tangisan bayi. Setiap bentuk tangisan Si Kecil pasti menandakan sesuatu yang ia inginkan. Jika Anda segera merespons tangisannya, ia akan merasa nyaman dan tumbuh kepercayaannya pada Anda.
  • Balance, walaupun Anda fokus pada kedekatan dengan Si Kecil, pikirkan juga diri Anda sendiri dan kehidupan pernikahan Anda. Ada baiknya Anda mengetahui kapan harus meminta bantuan untuk menjaga Si Kecil saat harus beristirahat atau date night dengan pasangan.
  • Perhatikan nasihat orang. Saat Anda memiliki bayi , kerabat seperti orangtua, teman, saudara pasti akan menjejali Anda dengan berbagai nasihat yang tentunya bermaksud baik. Namun lebih baik Anda ikuti naluri Anda.

Berikut ini adalah Manfaat Attachment Parenting, diantaranya adalah:

  • Caring kids. Karena sejak kecil ia tumbuh dengan kasih sayang dan kedekatan maksimal dengan Anda, maka saat ia dewasa, ia menjadi anak penyayang dan siap memberi bantuan pada orang lain.
  • Compassionate kids. Dibesarkan dengan sensitivitas oleh orangtuanya membuat anak menjadi lebih peka terhadap sesuatu. Ia juga akan tumbuh menjadi anak yang suka berbagi. Tapi hati-hati Mamas, ia juga akan peka dengan mood Anda. Bersiaplah menjawab pertanyaanya dengan bijak jika ia bertanya saat Anda sedih atau kecewa.
  • Connected kids. Attachment parenting juga membuat Si Kecil mudah bersosialisasi dan dekat dengan orang lain.
  • Confident kids. Rasa percaya yang tumbuh pada dirinya membuat ia menjadi anak yang percaya pada dirinya sendiri.
  • Careful kids. Anak yang diasuh dengan metode ini juga memiliki kecenderungan untuk lebih berhati-hati dan menjauhi perbuatan bodoh.

Attachment parenting merupakan sebuah komitmen besar, dan merupakan sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh ibu saja. Bayi membutuhkan kasih sayang sama besarnya dari sang Ayah, bersama kenyamanan dan kesenangan yang hanya seorang ayah yang bisa berikan.

Peran seorang ayah juga bisa membantu merawat anak dengan cara mencintai dan mendukung sang istri. Karena attachment parenting tidak akan berhasil dengan baik tanpa bantuan dari ayah. Dukungan ayah bisa melalui berbagai bentuk seperti menciptakan lingkungan yang mendukung ibu untuk mencurahkan energi dan perhatiannya untuk sang anak.

Mengenal Attachment Parenting

Referensi:

  • https://parentingpod.com
  • http://www.smartmama.com
  • https://www.liputan6.com
  • https://www-nct-org
Baca Yuk :

Rekomendasi Untuk Anda :


Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , ,