Erupsi Semeru Masuk Media Di Dunia. Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani, melaporkan peristiwa erupsi gunung Semeru pada Sabtu (4/12).

Erupsi Semeru Masuk Media Di Dunia

Meletusnya gunung Semeru diawali denngan kejadian lahar panas yang turun pada pukul 13.30. Data Kompas.com melaporkan setidaknya terdapat sekitar 35 warga yang mengalami luka bakar akibat guguran awan panas yang melanda di sekitar gungun Semeru. Hal ini disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang.


“Korban terbakar total 35 orang, yang dirujuk ke rumah sakit 11 orang,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Joko Sambang melalui sambungan telepon bersama Kompas pada Sabtu malam.

Meletusnya gunung Semeru menjadi sorotan ebrbagai media asing di dunia. Salah satunya adalah Reuters yang melaporkan peristiwa meletusnya gungun semeru serta korban yang terluka akibat bencana ini.

Melansir dari Kompas, Reuters melaporkan adanya sejumlah korban akibat erupsi Gunung Semeru di Indonesia yang memuntahkan awan asap dan abu yang sangat besar, pada Sabtu (4/12/2021).

Baca Yuk :  8 Daftar Alternatif Makanan Gluten Free

Kantor berita internasional itu mengutip Wakil Bupati Lumajang Indah Masdar dalam jumpa pers, yang mengatakan satu orang tewas dan 41 orang mengalami luka bakar.

Pihak berwenang sedang mendirikan tenda-tenda evakuasi, kata Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto. Tetapi evakuasi terhambat oleh asap tebal.

Selain Reuters, CNN juga melaporkan kejadian gungun Semeru dengan mengabarkan ribuan orang tengah mengungsi. Laporan CNN mengenai letusan Gunung Semeru pada Sabtu (4/11/2021), menginformasukan tentang muntahan kolom asap dan abu, sementara ribuan orang mengungsi dari daerah tersebut.

\Mengutip siaran langsung Kepala Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Timur, Budi Santosa, belum ada laporan korban sejauh ini. Sementara, tim darurat masih menilai situasi di lapangan dan mengumpulkan informasi tentang kemungkinan korban dan orang-orang terlantar.

Baca Yuk :  Adidas X Pharrell Williams Rilis Koleksi Humanrace Berbahan Organik

Namun, ada dua kecamatan yang “sangat terkena dampak” letusan gunung berapi, mengutip Santoso.

CNN juga membagikan video yang banyak diunggah ke sosial media oleh tim tanggap darurat pemerintah. Salah satunya memperlihatkan penduduk di daerah itu melarikan diri dari awan asap tebal yang besar.

Kemudian media AFP juga mengabarkan berita ini dengan gunung berapi yang memuntahkan abu hingga ke langit. Gunung Semeru di Indonesia meletus pada Sabtu (4/12/2021), menyemburkan asap dan abu serta membuat warga berlarian di beberapa daerah terdekat, termasuk Kabupaten Lumajang.

Satu orang tewas dan 41 luka bakar dilaporkan AFP mengutip Wakil Bupati Lumajang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam sebuah pernyataan bahwa tidak ada kerusakan bangunan yang dilaporkan.

Sementara tenda pengungsian sedang didirikan.

Tak tertinggal, BBC sebagai media tersohor juga ikut melaporkan peristiwa bencana alam ini. Dalam laporannya, BBC mengatakan penduduk di pulau Jawa Indonesia melarikan diri dari segumpal abu yang luas, saat gunung berapi aktif meletus untuk kedua kalinya dalam beberapa bulan. Saksi mata mengatakan hujan abu vulkanik tebal dari Gunung Semeru menutupi Matahari di dua kabupaten setempat.

Baca Yuk :  Jadwal SIM KELILING Kota Surabaya Selasa 10 Mei 2022

Sementara belum ada korban yang dilaporkan dan evakuasi sedang berlangsung.

Sementara itu Pusat Penasihat Abu Vulkanik (VAAC) di Darwin, Australia mengatakan abu tampaknya telah terlontar dari puncak dan melayang ke barat daya di atas Samudra Hindia. VAAC memberikan saran kepada industri penerbangan tentang lokasi dan pergerakan abu vulkanik yang berpotensi berbahaya.

Erupsi Semeru Masuk Media Di Dunia

Sumber: Kompas



Tags : , , , , , , , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »