Dampak Tidur Siang Terlalu Lama, tidur siang juga memiliki beberapa manfaat kesehatan, antara lain meningkatkan daya ingat dan mengatur ulang emosi.

Tidur siang juga membantu meminimalisir stres dan frustasi. Namun demikian, jika terlalu lama tidur siang juga memiliki beberapa efek negatif.


Dampak Tidur Siang Terlalu Lama

Tidur siang bisa mengganggu tidur malam Anda dan memicu inersia tidur. Inersia tidur adalah kondisi yang memicu perasaan grogi, disorientasi, mengantuk, dan gangguan kognitif yang segera terjadi setelah bangun.

Namun demikian, risiko tersebut hanya terjadi ketika Anda tidur siang lebih dari satu jam.

Menurut pakar pengobatan tidur Nancy Foldvary-Schaefer tidur siang terlalu lama dan terlalu larut bisa membuat Anda sulit tertidur di malam hari. Ketika tidur malam terganggu, kita menjadi lebih mudah mengantuk di pagi hari. Akibatnya, kita kembali tidur siang terlalu lama.

Baca Yuk :

Hal tersebut akan terjadi berulang kali semacam lingkaran setan, yang pada akhirnya memicu masalah tidur kronis.

tidur terlalu lama juga ditandai dengan sering kesulitan untuk bangun di pagi hari, sering mengantuk saat beraktivitas, atau tetap merasa mengantuk setelah tidur siang.

Dalam jangka panjang, ada beberapa bahaya tidur terlalu lama yang bisa terjadi bila sering dilakukan, yaitu:

  1. Sakit kepala
    Sering tidur terlalu lama pada siang hari sehingga sulit tidur pada malam hari, berisiko membuat Anda mengalami sakit kepala pada keesokan harinya. Hal ini terjadi karena tidur terlalu lama dapat memengaruhi kerja senyawa kimia di otak (neurotransmitter) seperti serotonin. Saat kinerja zat tersebut terganggu, aktivitas saraf di otak akan bermasalah sehingga berisiko menyebabkan sakit kepala.
  2. Sakit punggung
    Sakit punggung umumnya dialami ketika Anda tidur terlalu lama dengan posisi tidur yang sama, terutama posisi telentang. Hal tersebut dapat membuat tulang punggung terasa kaku dan kerap menimbulkan rasa nyeri.
  3. Obesitas
    Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa orang yang biasa tidur lebih lama atau lebih dari 9–10 jam pada malam hari berisiko tinggi mengalami obesitas dibandingkan dengan orang-orang dengan jam tidur yang normal. Hal serupa juga dapat terjadi pada kondisi kurang tidur.
  4. Diabetes
    Gangguan tidur, baik tidur terlalu lama atau terlalu singkat, dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang sering tidur terlalu lama atau kurang tidur, lebih berisiko untuk mengalami gangguan metabolisme dan hormon, salah satunya insulin.
  5. Gangguan mental
    Depresi sering kali bisa menyebabkan penderitanya mengalami insomnia. Akan tetapi, sebagian penderita depresi justru juga ada yang mengalami gangguan tidur berlebihan.

Jika tidak diobati, kondisi ini bisa membuat depresi yang dialami semakin parah. Selain itu, tidur terlalu lama juga berisiko membuat seseorang berisiko mengalami gangguan cemas, sulit konsentrasi, berkurangnya daya ingat atau gangguan memori, dan mudah lelah.

  1. Penyakit jantung
    Beberapa studi menunjukkan bahwa risiko terjadinya penyakit jantung dapat meningkat pada orang yang sering tidur berlebihan atau kurang tidur.

Gangguan tidur diketahui dapat membuat metabolisme dan kinerja organ tubuh menjadi bermasalah. Kondisi ini dapat memperberat kerja jantung dan meningkatkan risiko terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah jantung.Selain itu, saat tidur siang terlalu lama membuat Anda berada di fase tidur nyenyak. Akibatnya, Anda sulit untuk bangun dan mudah mengalami kebingungan.

Menurut Foldvary-Schaefer, tidur siang idealnya dilakukan selama 15 atau 20 menit. Kapan Anda tidur siang juga menjadi hal penting.

Sebaiknya, Anda tidur siang saat pukul 14.00 atau jam 13.00. Hindari tidur siang terlalu sore karena akan membuat jadwal tidur malam Anda terganggu.

Selain itu, tidur siang yang lama juga tidak boleh digunakan untuk mengganti waktu tidur yang hilang.

Dampak Tidur Siang Terlalu Lama

Referensi:

  • https://www.healthline.com
  • https://www.webmd.com
  • https://hellosehat.com
  • https://www.halodoc.com
  • https://health.kompas.com
Baca Yuk :

Rekomendasi Untuk Anda :


Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , ,