Daftar Pemenang Masjid Dengan Desain Terbaik Dunia, Abdullatif Al Fozan Award 2021, Abdullatif Al-Fozan Award adalah  sebuah organisasi non profit yang menyoroti desain atau karya arsitektur masjid.

Tahun 2021 lalu, merilis daftar desain masjid terbaik di dunia. Salah satu dari daftar tersebut adalah Masjid Raya Sumatera Barat, Indonesia.


Daftar Pemenang Masjid Dengan Desain Terbaik Dunia, Abdullatif Al Fozan Award 2021

Acara penghargaan arsitek tujuh masjid terpilih, diselenggarakan di Madinah, dengan dihadiri Gubernur Madinah Al-Munawarah, Pangeran Faisal bin Salman bin Abdulaziz dan Pangeran Sultan bin Salman bin Abdulaziz selaku Ketua Majelis Wali Amanah Abdulllatif Al Fozan Award for Mosque Architecture dan sekelompok arsitek, ahli masjid dari berbagai negara.

Terdapat 201 masjid dari masjid di 43 negara Islam di tiga benua dinominasikan untuk penghargaan internasional ini, dimana 27 masjid dipilih, dan kemudian tujuh masjid diumumkan sebagai pemenang akhir.

Berikut daftar pemenang masjid dengan desain terbaik dunia

  1. Masjid Raja Abdullah di Riyadh
    Masjid Raja Abdullah I di Amman, Yordania dibangun antara 1982 dan 1989. Masjid ini dihiasi dengan kubah mozaik biru yang megah.
  2. Masjid Basuna di desa Basuna Sohag Mesir
    Masjid Basuna terletak di desa Basuna, Sohag, Mesir, Kubah utama dibangun menggunakan balok ringan buatan Mesir yang terbuat dari pasir. Dengan estetika asli dan skema konseptual masjid yang sempurna.
  3. Masjid Al-Ahmar di Bangladesh
    Masjid  Masjid Al-Ahmar dengan desain yang indah yang terletak di Bangladesh.
  4. Masjid Raya Sumatera Barat di Indonesia
    Masjid yang terletak di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat ini menjadi salah satu masjid yang terbesar di Tanah Air.
    Masjid Raya Sumbar menjadi karya yang paling menonjol. Masjid ini mengikuti tipologi arsitektur Minangkabau dengan ciri bangunan berbentuk gonjong, hingga penggunaan ukiran Minang sekaligus kaligrafi di dinding luar bangunan.
    Masjid Raya Sumbar di desain tanpa kubah. Sebagai gantinya, atap masjid di desain dengan atap berbentuk segi empat. Pada, empat sudut menjulang ke langit.
    Rizal Muslimin yang menjadi perancang desain Masjid Raya Sumatera Barat. Rizal berasal dari kantor arsitektur kenamaan asal Bandung, Urbane Indonesia (UI).
  5. Masjid Sancaklar di Buyukcekmece Istanbul Turki
    Bangunan Masjid Sancaklar yang berada di Buyukcekmece, Istanbul, Turki, seakan terpendam di dalam tanah. Hanya bebatuan bertingkat yang terlihat dari luar. Masjid ini sengaja dibangun sederhana, seperti filosofinya. Tidak ada dekorasi yang berlebihan. Strukturnya juga mengikuti alam di sekitarnya yang berbukit.
  6. Masjid Amir Shakib Arslan di Lebanon
    Desainnya yang tidak biasa adalah hasil dari keputusan Jumblatt untuk memberikan arsitek Makram al-Kadi pemerintahan bebas untuk menafsirkan kembali seperti apa bentuk masjid. Alih-alih atap kubah tradisional di samping menara, struktur seperti balok baja putih seperti kandang telah dibangun untuk duduk di atas bangunan batu tradisional Lebanon yang ada seperti “kerudung
  7. Masjid Agung Djenne di Mali
    Terletak di pedalaman gersang Gurun Sahara yang panas di Mali selatan, Masjid Agung Djenné memiliki struktur bangunan yang memikat.
    Dengan tinggi hampir 20 meter dan dibangun di atas lahan sepanjang 91 meter, bangunan itu adalah bangunan berbahan baku lumpur terbesar di dunia dan contoh terbaik arsitektur Sudano-Sahel, gaya bangunan di wilayah setempat yang memiliki ciri khas plesteran batako dan perancah kayu.
Baca Yuk :  5 Manfaat Belerang untuk Kesehatan Kulit yang Jarang Diketahui

Youtube:The Way Of Love

Penghargaan Abdulllatif Al Fozan Award for Mosque Architecture menganggap ungkapan “arsitektur masjid di abad ke-21” sebagai motto dari penghargaan ketiga dengan tujuan untuk membangun landasan dan pemahaman yang lebih luas tentang tingkatan arsitektur masjid di masa lalu, sekarang dan masa depan.

penilaian atas masjid-masjid tersebut didasarkan pada segi inovasi perencanaan, desain serta pemanfaatan teknologi, yang dinilai membentuk identitas arsitektur masjid era kontemporer.

Referensi: cnnindonesia.com, republika.com, liputan6.com, Youtube:The Way Of Love



Tags : , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »