Cemburu Buta pada Pasangan? Kenali Sindrom Othello dan Sejarahnya, cemburu adalah hal yang wajar ada di setiap hubungan. Akan tetapi, cemburu buta yang berlebihan bahkan sampai bisa membahayakan merupakan salah satu gejala gangguan mental. Berikut dLuz bagikan informasi mengenai sindrom othello, sindrom tidak percaya pada pasangan:

Kenali Sindrom Othello

Cemburu adalah insting yang dipicu oleh peningkatan aktivitas pada korteks cingulate anterior, yaitu bagian otak yang menciptakan rasa kesenangan. Namun, area otak ini juga terkait dengan pengucilan dan rasa dikhianati.


Cemburu menyebabkan lonjakan kadar hormon testosteron dan kortisol yang memicu hasrat untukmu mempertahankan pasangan setiap kali Anda dilanda cemburu. Hal ini diperkuat juga dengan adanya peningkatan aktivitas septum lateral, bagian otak yang berperan dalam mengendalikan emosi dan menjalin ikatan pada pasangan.

Baca Yuk :  Info Pameran Pasar Kreatif di Mal Kota Bandung Juli 2022 Sampai Tanggal 10 Juli 2022

Jika rasa cemburu membuatmu berubah menjadi obsesif dan menunjukkan perilaku posesif, hati-hati. Ini bisa jadi pertanda cemburu buta yang sama sekali tidak sehat.

Cemburu berlebihan bisa menjadi tanda Anda mengidap gangguan jiwa yang disebut sindrom Othello. Sindrom Othello termasuk ke dalam gangguan kejiwaan terkaitdelusi. Delusi terjadi saat otak merasakan atau memproses suatu hal yang tidak benar-benar terjadi.

Seseorang yang memiliki sindrom Othello sangat menyakini betul bahwa pasangannya berselingkuh sehingga ia terus-menerus memendam perasaan cemburu yang berlebihan dan tidak wajar. Mereka juga akan terus mencoba membenarkan atau membuktikan bahwa pasangannya tidak setia.

Sejarah Sindrom Othello

Othello syndrome atau sindrom Othello kali pertama ditemukan oleh seorang psikiater bernama John Todd. Bersama dengan rekannya, Kenneth Dewhurst, ia menuliskan tentang sindrom Othello lewat sebuah penelitian berjudul The Othello Syndrome A Study in the Psychopathology of Sexual Jealousy.

Othello sendiri diambil dari salah satu naskah drama karya William Shakespeare, yang ditulis di abad ke-18. Othello menikah dengan seorang wanita bernama Desdemona. Kemudian keputusan Othello membuat salah satu bawahannya yang bernama Iago kecewa.

Baca Yuk :  Rahasia Skincare Wajah Glowing Jennifer Lopez Tanpa Make Up

Iago kemudian memperdaya Othello untuk memercayai istrinya berselingkuh dengan bawahannya yang lain, yaitu Cassio. Othello termakan tipu daya Iago dan akhirnya membunuh sang istri. Kemudian, di akhir kisah Othello mengetahui bahwa Iago telah menipunya. Othello pun akhirnya bunuh diri karena menyesal telah membunuh sang istri.

Cemburu Buta pada Pasangan? Kenali Sindrom Othello dan Sejarahnya

(hellosehat.com, gooddoctor.com.co.id, foto ilustrasi: Andrea Piacquadio from Pexels)