Cara Mengembangkan Potensi Anak Sejak Dini, setiap anak yang terlahir di dunia ini, tentunya memiliki potensi tersendiri serta berbeda satu sama lain.

Potensi besar yang terdapat pada diri anak tersebut, tentunya harus dikembangkan, dididik serta dilatih dengan baik, sehingga kemampuan anak tersebut dapat berkembang secara maksima

Baca Yuk :

Cara Mengembangkan Potensi Anak Sejak Dini

Modul Belajar Mandiri Calon Guru PPPK (2021) menyebutkan bahwa potensi adalah modal sekaligus batasan untuk perkembangan kecakapan atau hasil belajar.

Potensi ini bisa siswa wujudkan dalam bentuk prestasi hasil belajar atau kemampuannya dalam berbagai aspek kehidupan dan perilaku yang terbentuk melalui proses belajar atau pengaruh lingkungan.

Karena sifatnya yang masih tersembunyi atau tersimpan dalam diri peserta didik, maka guru berperan untuk mengidentifikasi potensi itu, kemudian mengembangkannya secara optimal. Setiap orang tua memiliki tugas terpenting yaitu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak mereka.

  • Potensi Fisik
    Berhubungan dengan kondisi dan kesehatan tubuh, ketahanan dan kekuatan. Selain itu, kecakapan motorik atau kemampuan yang melibatkan gerakan seluruh tubuh juga termasuk ke dalamnya. Contoh pengembangan potensi fisik peserta didik bisa kita lihat dari pelatih Yang Chanmi dalam drama yang saya sebutkan sebelumnya. Selain berlatih anggar dari pagi sampai malam, Yang Chanmi juga meminta Na Heedo untuk mengambil air dari atas gunung setiap pagi untuk menguatkan tubuh dan ketahanan fisiknya.
  • Potensi Psikologis
    Potensi psikologis berkaitan dengan kecerdasan, bakat, dan kreativitas. Karena itu, potensi ini dibagi lagi ke dalam beberapa jenis yaitu:
  1. Potensi kecerdasan umum, merupakan potensi yang mendasari kemampuannya untuk memecahkan masalah, berpikir abstrak, dan keahlian dalam pembelajaran.
  2. Potensi kecerdasan majemuk, merupakan potensi yang di dalamnya terdapat beberapa tolak ukur kemampuan, di antaranya kecerdasan bahasa, matematika, spasial-visual yang merupakan keterampilan berpikir dalam ruang tiga dimensi, kinestetis atau gerakan fisik, musik, hubungan sosial, intrapersonal atau kemampuan memahami diri sendiri, serta naturalis yang merupakan kecakapan mengenali bagian alam semesta.
  3. Bakat, merupakan kemampuan dasar untuk memperoleh suatu pengetahuan atau keterampilan pada bidang tertentu.
  4. Kreativitas, merupakan potensi yang mengarahkan siswa untuk menciptakan sesuatu yang baru, unik, dan berbeda dari yang sebelumnya.

Berikut ini adalah Cara Mengembangkan Potensi Anak Sejak Dini, diantaranya adalah:

  • Memberikan Wawasan yang Luas
    Penting bagi Anda untuk memberikan wawasan yang luas kepada anak.Hal ini dikarenakan wawasan yang luas bisa memberikan pandangan-pandangan mengenai berbagai hal. Ini juga bisa membuka pikiran anak mengenai hal-hal baru yang mungkin saja menjadi minatnya.Misalnya, memberikan wawasan kepada anak mengenai berbagai jenis olahraga.Pemberian wawasan ini tidak menutup kemungkinan anak menjadi lebih menyukai ataupun memiliki bakat di salah satu jenis olahraga yang Anda kenalkan.
  • Membiarkan Anak Mencoba dan Menentukan Pilihannya
    Anak yang masih berusia dini memiliki rasa ingin tahu dan antusias yang cukup tinggi. Jadi biarkanlah anak mencoba banyak hal supaya wawasannya semakin terbuka, sehingga potensinya akan lebih optimal. Perlu diketahui jika bakat butuh digali terlebih dahulu. Setelah menggalinya, kemudian bakat atau potensi tersebut dikembangkan. Dari sinilah baru akan membuahkan hasil. Karena segala sesuatu membutuhkan proses dan waktu.
  • Memberikan Stimulus
    Salah satu cara menggali potensi anak adalah dengan memberikan stimulus. Tujuannya supaya anak bisa lebih mengekplorasi diri dan juga lingkungannya. Anda bisa memulainya dengan memberi kesempatan anak untuk mengenal berbagai macam bentuk olahraga, kegiatan, hobi, musik, dan berbagai jenis pekerjaan lain di lingkungan sekitarnya. Hal ini perlu dilakukan dengan menggunakan pendekatan yang menyenangkan dan ringan sesuai dengan usia anak.
  • Mengamati Tingkah Laku Anak
    Melakukan observasi pada jenis kegiatan yang bisa membuat anak senang ketika melakukannya. Misalnya, saat anak beberapa kali diajak main di lapangan olahraga. Setelah itu akan terlihat anak merasa tertarik dengan sekumpulan orang yang bermain sepakbola. Jadi Anda bisa mengajak anak untuk lebih mengenal jenis olahraga yang menarik perhatiannya tersebut.
  • Memberi Anak Ruang Eksplorasi
    Jika Anda sebagai orang tua sudah mengetahui bakat dan minat yang dimiliki anak, langkah selanjutnya adalah memberi ruang supaya anak bisa mengekspresikan dan mengeksplorasi kemampuannya. Caranya dengan bergabung di perkumpulan yang sesuai dengan bakat dan minat anak. Eksplorasi bakat dan minat yang dimiliki anak bisa dimaksimalkan dengan cara mengikuti berbagai perlombaan yang sesuai.

Mengembangkan seluruh potensi dan karakteristik yang ada dalam diri anak, seperti karakteristik intelektual, sosial, emosional, moral, dan spiritual, merupakan salah satu cara untuk mencapai tujuan pendidikan.

Dengan mengajarkan wawasan yang luas pada anak tentu akan memberikan si kecil pandangan baru mengenai suatu hal, Ini bisa membuka pikirannya tentang hal-hal baru yang mungkin menjadi minatnya.

Cara Mengembangkan Potensi Anak Sejak Dini

Referensi:

  • Potensi anak perlu dikembangkan sejak dini, ini 3 hal yang perlu dilakukan, theasianparent.com
  • Pengembangan Potensi Peserta Didik – Zenius untuk Guru, zenius.net
Baca Yuk :
Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , ,