Cara Efektif Untuk Menangani Gangguan OCD pada Balita, Obsessive-compulsive disorder (OCD) merupakan salah satu gangguan kecemasan yang muncul bahkan ketika masih anak-anak.

Sebagian ahli juga berpendapat bahwa OCD juga dapat menurun dari orang tua kepada anaknya.


Cara Efektif Untuk Menangani Gangguan OCD pada Balita

Anak OCD bisa diamati dengan sederhana, seperti misalnya ia berulang kali mencuci tangannya padahal tangannya telah dalam keadaan bersih. Bisa juga terlihat dengan ia berulang kali merapikan buku di dalam tasnya sebelum pergi ke sekolah. Jika demikian, ia positif mengalami OCD.

Penelitian terbaru dari Amerika mengatakan bahwa ada cara yang tepat untuk menolong anak yang mengidap OCD. Jennifer Freeman, ketua tim peneliti dari Alpert Medical School of Brown University mengatakan bahwa Terapi Perilaku (Behavioral Therapy) yang melibatkan keluarga dapat membuat anak dengan OCD menjadi lebih baik.

Baca Yuk :  Asstro Highlands Ciater, Destinasi Wisata Terbaru di Jawa Barat

Berikut Cara Efektif Untuk Menangani Gangguan OCD pada Balita

Dalam laman child mind disebutkan bahwa anak OCD bisa sembuh dengan terapi. Terapi mengatasi OCD adalah sebagai berikut:

  1. Terapi Perilaku
    Dalam terapi ini, anak akan belajar untuk menghadapi ketakutannya. Sehingga ia akan mengalami pikiran obsesif tertentu selama beberapa periode namun tanpa tindakan kompulsif. Terapi ini butuh dukungan orangtua dan terapis berpengalaman. Jika berhasil, otak anak akan membentuk pola perlawanan terhadap obsesinya dan mengontrol perilakunya.
  2. Terapi medis
    Anak akan diberi obat yang dapat mengontrol serotin di otaknya dan membuat otak lebih rileks. Jika anak mulai dapat mengontrol obsesinya, maka proses medikasi bisa berhenti.
Baca Yuk :  3 Upaya Pencegahan Stillbirth dan Keguguran pada Masa Kehamilan

Sekalipun anak sudah tampak sembuh setelah menjalani terapi perilaku dan medikasi, kondisi mentalnya harus dicek secara rutin. Dukungan dari orang tua juga akan mendukung keberhasilan terapi OCD pada anak. Untuk itu, orang tua didorong untuk:

  • Memberikan semangat, dukungan, dan kasih sayang. Tahan diri untuk tidak mengkritik atau terlihat kesal dengan ritual yang dilakukan anak.
  • Memahami kecemasan atau obsesi yang dirasakan anak,dan membuka lebar kesempatan untuk berdiskusi bila anak membutuhkan.
  • Berperan aktif dalam terapi dengan menemani anak saat melakukan terapi serta melakukan hal yang direkomendasikan oleh terapis.
  • Mengajarkan anak cara meredekan kecemasan, seperti dengan meditasi, berbicara positif, mengalihkan perhatian, atau pergi ke tempat tenang.
Baca Yuk :  Resep Sup Kimlo, Sup Khas Cina dengan Bunga Sedap Malam

OCD pada balita masih mungkin untuk disembuhkan, kuncinya hanya kesabaran.

Referensi: halodoc.com, .orami.co.id



Tags : , , , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »