Aplikasi Internet dan Layanan Web Sempat Gangguan, Kebakaran di Gedung Cyber. Mengingat ada sejumlah perusahaan penyedia web hosting dan penyedia jasa internet yang menyewa data center di gedung cyber, Kuningan Barat, Jakarta Selatan yang saat ini mengalami kebakaran.

Kebakaran terjadi di Gedung Cyber 1, Kamis (2/12/2021) siang. Dikutip dari Twitter @humasjakfire, laporan kebakaran itu diterima pada pada pukul 12.34 WIB.


Aplikasi Internet dan Layanan Web Sempat Gangguan, Kebakaran di Gedung Cyber

Gedung Cyber sendiri merupakan salah satu tempat menaruh server/data center bagi sejumlah perusahaan teknologi Indonesia, termasuk penyedia web hosting, perusahaan software, hingga penyelenggara jasa internet Indonesia.

Imbas dari kebakaran di Gedung Cyber 1 ini, sejumlah aplikasi dan layanan web hosting dilaporkan sempat mengalami gangguan.

Menurut laporan salah seorang netizen bernama Daniel Tantra Wiratama di Twitter, ia mendapati bahwa aplikasi saham Ipot dan Ajaib miliknya mengalami masalah.

Dalam sebuah tangkapan layar aplikasi Ajaib yang disertakan Daniel, tertulis notifikasi berbunyi “Mohon perhatian. Data center mengalami insiden kebakaran, sementara akan terjadi gangguan dalam bertransaksi”.

Baca Yuk :  KODE REDEEM MOBILE LEGENDS ML 28 April 2022 Terbaru

Notifikasi yang sama juga muncul di ponsel milik KompasTekno saat hendak mengakses aplikasi Ajaib.

Namun saat berita ini ditayangkan, layanan sejumlah web hosting dan aplikasi seperti di atas berangsur pulih.

Data center APJII aman

Sementara Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII) yang juga memiliki data center di Gedung Cyber 1, mengatakan sejauh ini data centernya aman, meski ada gangguan.

Saat dikonfirmasi, Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Muhammad Arif mengatakan bahwa data center APJII di Gedung Cyber 1 masih dalam kondisi aman.

“Setau saya itu CDC lantai 2 yang kebakar. Data center APJII lantai 1 sejauh ini aman. Tapi kita harus cek fisik langsung. Saat ini belum bisa masuk,” kata Arif melalui pesan singkat kepada KompasTekno, Kamis (2/12/2021) siang.

Arif juga membenarkan bahwa sudah ada laporan gangguan layanan yang masuk ke pihaknya.

Namun, ia kembali menegaskan bahwa detailnya gangguan masih belum dapat dipastikan karena pihaknya belum bisa masuk ke ruang data center.

Baca Yuk :  Penerima BPNT April 2022, Cek Jika Tak Terdaftar Bansos Sembako Kemensos

“Kalo listrik gedung dimatikan, kita running UPS,” pungkas Arif.

BEI tidak terdampak

Gedung Cyber ini juga merupakan salah satu area kerja Bursa Efek Indonesia (BEI).

Alhasil, kebakaran ini membuat beberapa platform broker mengalami gangguan. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengungkapkan, dalam insiden tersebut, terdapat beberapa broker yang terkendala.

Namun, tidak ada dampak yang signifikan. “Ada dua broker yang terkendala karena kebakaran ini dan satu broker yang self suspend.

Yang lain berjalan normal,” kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo kepada wartawan, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Namun, insiden yang terjadi tersebut tidak berdampak pada data center BEI dan operasional perdagangan.

Dua penyedia web hosting terdampak

Selain itu, dua penyedia hosting web Indonesia yaitu Niagahoster dan Rumahweb di Indonesia juga mengumumkan bahwa layanannya mengalami gangguan karena kebakaran di Gedung Cyber.

“Karena sebagian besar network di Indonesia relay ke gedung tersebut termasuk data center yang Niagahoster gunakan (dikelola DCI) sehingga menyebabkan gangguan server Indonesia untuk sementara. Kami mohon maaf atas kendala yang terjadi,” tweet @Niagahoster.

Baca Yuk :  Jadwal SIM KELILING Kota Malang Senin 18 April 2022

Dalam sebuah tweet di akun Twitter resminya, Rumahweb juga mengabarkan bahwa seluruh listrik pada data center milik perusahaan di Gedung Cyber 1 telah dimatikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan begitu, semua server Rumahweb yang berada di data center tersebut tidak dapat diakses.

Untuk memastikan apakah layanan milik pengguna terdampak dengan gangguan ini atau tidak, Rumahweb menyarankan agar pengguna menghubungi call center perusahaan, yakni Orang Rumah melalui livechat atau telepon di nomor 0274-882257.

Aplikasi Internet dan Layanan Web Sempat Gangguan, Kebakaran di Gedung Cyber

Sumber : https://kompas.com/



Tags : , , , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »