9 Merek Baju yang Ramah Lingkungan, Dari Bahan Dasar Alami. Di tahun 2022 ini, penting juga untuk berpikir kembali beberapa outfitmu dan mulai beralih ke produk atau merek pakaian yang ramah lingkungan.

Gak hanya ramah lingkungan, produk fashion yang terbuat dari serat ini juga lembut di kulit, memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga cocok untuk iklim tropis, dan tahan lama. Apa saja itu? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Baca Yuk :

9 Merek Baju yang Ramah Lingkungan, Dari Bahan Dasar Alami

Saat ini juga semakin banyak merek baju lokal yang mementingkan lingkungan dengan memilih menggunakan bahan dasar alami. Penasaran ada apa saja?

Berikut ini telah di rangkum mengenai 9 merek baju yang ramah lingkungan.

Kamu tetap bisa tampil fashionable dengan beberapa outfit yang berbahan alami berikut ini!

  1. Alowalo

Koleksi basic T-shirts danloungewear dari Alowalo dapat menjadi pilihan yang tepat untuk kamu yang lebih menyukai outfit sederhana. Selain untuk perempuan, ada juga beberapa pakaian untuk laki-laki dan perempuan.

Alowalo menawarkan beragam pilihan kaos dan loungewear yang dapat dikenakan saat bepergian, jalan-jalan, maupun beraktivitas di rumah. Produk yang ramah lingkungan ini ditemukan juga koleksi dari kolaborasi dengan Alika Islamadina yang sangat modern dan fashionable di situs web Alowalo. Untuk harganya sendiri sangat affordable dengan harga sekitar Rp 50.000-Rp 160.000.

  1. Cottonink

Cottonink juga tidak ingin ketinggalan dari brand lainnya sehingga ia  menghadirkan inovasi baru dengan meluncurkan koleksi perdana sustainable fashion bertajuk Pastel Whimsical. Koleksi ini berkolaborasi dengan tekstil TENCEL™ dengan nuansa cerah bergaya santai, yang mudah dipadu-padankan secara apik, untuk lengkapi gaya di segala suasana.

Serat TENCEL™ yang menjadi bahan utama pembuatan benang dan kain terbuat dari pulp kayu yang berasal dari hutan industri yang dikelola secara berkelanjutan dan bersertifikasi FSC® atau PEFC™. Proses pembuatan serat alami TENCEL™ memiliki konsep closed-loop production.

Proses ini mengubah pulp menjadi serat selulosa dengan optimalisasi sumber daya dan mengolah kembali sisa pembuangan menjadi energi untuk berproduksi kembali.

Nantinya, produk ini tidak akan mencemari lingkungan karena langsung terurai kembali ke alam. Harganya pun cukup aman di dompet sekitar Rp 100.000-Rp 500.000an dengan model pakaian yang cukup modis.

  1. SARE/studio

Homewear brand Sare Studio bentukan Cempaka Asriani dan Putri Amandewi juga memutuskan untuk memakai material ramah lingkungan. Sare juga menjalin kerja sama dengan produsen serat ramah lingkungan asal Austria, LENZING™.

Serat LENZING™ ECOVERO™ berasal dari kayu dan tersertifikasi dan berkelanjutan. Mereka juga telah menerima sertifikasi dari EU Ecolable karena memenuhi standar lingkungan di seluruh siklus hidupnya dari pengambilan material mentah hingga produksi, distribusi, dan proses pembuangannya yang seharga Rp 200 ribuan hingga Rp 500 ribuan.

  1. Sejauh Mata Memandang

Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang Chitra Subiyakto berkomitmen untuk menciptakan fashion ramah lingkungan. Hal itu berlatar belakang dari faktanya industri pakaian yang menjadi penyumbang polusi kedua terbesar di bumi.

Selain itu, Sejauh Mata Memandang juga memberdayakan masyarakat serta mengangkat kekayaan wastra Indonesia dan mengemasnya dalam pakaian kasual yang bisa dipakai sehari-hari.

Mereka juga bekerja sama dengan Lenzing yang memproduksi serat tencel yaitu serat pakaian alternatif berbasis selulosa yang mudah terurai. Harganya lumayan tinggi sekitar Rp 2 jutaan sesuai dengan kualitas bahannya.

  1. Sukkhacita

Sekitar 2 tahun yang lalu, Sukkhacitta memulai perjalanan baru. Bersama dengan beberapa petani kapas terakhir di Indonesia, mereka mulai menanam kapas sendiri secara regeneratif.

Sukkhacitta Menggunakan kearifan adat nenek moyang yang perlahan-lahan dipulihkan kembali kering tanah yang rusak secara kimiawi dan menghidupkannya kembali.

Terdapat beberapa pakaian dengan harga sekitar Rp 1 juta hingga Rp 5 juta yang sesuai dengan kualitas berbahan dasar kapas dan stylish untuk digunakan sehari-hari.

  1. Yonivida & This is a love song

Merek pakaian Yonivida & This is a love song diproduksi secara berkelanjutan di Bali ini. Mereka menggunakan material serat alami LENZING™ ECOVERO™ sekaligus memberdayakan komunitas dan masyarakat lokal dalam proses produksi.

Berawal dari produk kaos sederhana, This is a love song (TIALS) yang telah didirikan sejak 2010 yang memperluas koleksinya hingga ke intimate wear dan body suit.  TIALS juga berkomitmen untuk berkontribusi mengurangi jejak emisi karbon di industri fashion dengan material yang ramah lingkungan.

Mereka memanfaatkan kemasan yang dapat didaur ulang serta mendonasikan satu bibit pohon untuk setiap pembelian produk TIALS. Produk ini pertama kali diperkenalkan oleh Yonivida pada 2020 di tengah masa pandemik dengan harga sekitar Rp 800.000-Rp 1.000.000an.

  1. Zalia Basic

Zalia merupakan merek modest fashion yang diasosiasikan oleh platform fashion e-commerce, Zalora. Brand ini pertama kali diperkenalkan pada 2014 silam.

Zalia menawarkan berbagai pilihan pakaian muslim, baik untuk laki-laki dan perempuan dimulai dari pasmina, kaftan, baju koko, dan hijab. Mereka menampilkan koleksi modest fashion yang secara khusus diproduksi menggunakan serat alami dan proses yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Harganya sendiri sekitar Rp 500,000-Rp 1.000.000an.

  1. H&M Indonesia

Siapa sih yang gak kenal dengan brand H&M? Merek fashion global yang berasal dari Stockholm, Swedia ini menawarkan beragam koleksi pakaian mulai dari pakaian laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.

Koleksi pakaian yang ditawarkan pun ternyata memanfaatkan serat alami yang ramah lingkungan, lho! Di sini, kamu bisa menemukan koleksi basic, atasan, bawahan, hingga dress.

9 Merek Baju yang Ramah Lingkungan, Dari Bahan Dasar Alami

Sumber :

https://www.popmama.com/

https://www.idntimes.com/

Baca Yuk :
Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , , ,