5 Perbedaan Film Money Heist Korea vs Original. Secara umum, Money Heist Korea tidak memiliki perbedaan yang cukup signifikan dengan versi aslinya, keduanya sama-sama menceritakan tentang sekelompok orang dengan keahlian khusus yang melakukan perampokan di sebuah institusi keuangan pemerintah. 

Kepala perampok dalam film tersebut merupakan seorang ahli strategi yang dijuluki sebagai Profesor. Sutradara dalam film tersebut menyebut bahwa Korea merupakan satu-satunya negara yang terbagi yang tersisa di dunia, mereka percaya bahwa hal tersebut bisa menjadi latar belakang yang menarik.

Baca Yuk :

5 Perbedaan Film Money Heist Korea vs Original

Berikut adalah 5 perbedaan film money heist korea versi film original

1. Hubungan Antar Negara

Perbedaan yang cukup mencolok dari Money Heist Korea dengan versi aslinya yaitu dinamika politik yang lebih terasa di film Money Heist Korea.

Dalam sinopsis Money Heist Korea, diterangkan bahwa perampokan terjadi saat proses reunifikasi atau penyatuan Korea Selatan dan Korea Utara hampir selesai.

Dalam film Money Heist Korea ini, penonton akan menemukan karakter-karakter dari Korea Utara yang juga terlibat dalam serial tersebut, seperti karakter Tokyo (Jeon Jong-seo), salah satu dari perampok yang digambarkan sebagai gadis biasa.

Kapten Cha Moo-hyuk (Kim Sung-oh) yang merupakan mantan agen khusus dari Korea Utara yang turut membantu Seon Woo-jin (Kim Yun-jin) untuk melakukan negosiasi dengan geng perampok.

2. Topeng yang digunakan

Salah satu faktor yang membuat versi orisinal Money Heist mendunia adalah topeng yang dipakai oleh geng perampoknya Profesor. Pasalnya, setelah penayangan serialnya, topeng tersebut simbol perlawanan di kalangan masyarakat dan kerap dipakai saat demonstrasi pada sejumlah negara. 

Desain topeng pada versi orisinal ini terinspirasi dari sosok Salvador Dalí yang merupakan seniman ikonis Spanyol.

Mengingat versi adaptasinya berlatar pada Korea yang punya budaya serta tokoh beda dengan Spanyol, maka tak heran jika desain topengnya juga berbeda. 

Dalam Money Heist Korea, desain topeng geng perampoknya Profesor terinspirasi dari topeng tradisional Hahoe yang sangat legendaris pada budaya Korea. Bahkan, topeng Hahoe juga memiliki latar belakang yang mistis sekaligus kelam. Topeng Hahoe biasanya digunakan dalam acara kebudayaan dan ritual yang sudah termasyhur di Negeri Ginseng. 

Berdasarkan cerita rakyat, proses terciptanya topeng Hahoe berkaitan dengan kisah cinta tragis antara seorang pembuat topeng dengan kekasihnya. Latar belakang topengnya ini tentunya membuat versi adaptasinya menjadi sedikit lebih menarik dari versi originalnya.

3. Latar Belakang Tokoh

Geng perampok dalam Money Heist Korea memiliki julukan atau nama samaran yang sama seperti versi orisinal. Mulai dari Profesor, Tokyo, Berlin, Rio, Nairobi, Denver, Moscow, Oslo, hingga Helsinki. 

Akan tetapi, beberapa latar belakang mereka sebelum terlibat dalam geng perampoknya cukup berbeda dengan versi originalnya.

Pertama, ada Tokyo yang melibatkan Jeon Jong-seo sebagai pemerannya. Dalam versi Korea, Tokyo merupakan mantan tentara dari Korea Utara yang kemudian jadi semacam vigilante sekaligus buronan setelah unifikasi. 

Padahal, dalam versi Spanyol-nya, Tokyo memang merupakan seorang perampok yang menjadi buronan oleh polisi sebelum bertemu dengan Profesor.

Lalu, profesi Profesor pada versi Korea juga terungkap sebagai sebuah dosen pada sebuah universitas, sementara dalam versi originalnya tak terungkap sama sekali. Tertangkapnya sejumlah latar belakang inipun membuat Money Heist Korea terkesan memiliki penokohan yang lebih detail dari versi originalnya

4. Beberapa Karakter Baru

Meski julukan dari geng perampoknya sama, Money Heist Korea tetap menghadirkan beberapa tokoh baru yang tak ada pada versi orisinal. 

Kehadiran sejumlah tokoh baru ini juga terbilang menghadirkan berbagai konflik baru yang membuatnya semakin seru ketimbang versi orisinal.

Salah satu karakter baru yang ada pada versi Korea-nya adalah Cha Moo-hyuk, mantan agen spesial Korea Utara yang turut menangani insiden perampokan. Kehadiran Moo-hyuk memberikan dualisme cara menangani perampokan antara Korea Utara dengan Korea Selatan yang harus bekerja sama demi bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Selain itu, ada juga wakil presiden dari museum pencetakan uang yang cukup memiliki sentimen terhadap Cho Young-min, versi Korea dari sosok Arturo yang ada dalam versi Spanyol. 

Oh ya, pada versi Korea-nya juga terdapat ayah dari Rio yang berprofesi sebagai dokter dan cukup punya peran terhadap transformasi anaknya sebagai perampok.

5. Latar Tempat

Perbedaan paling mencolok yang ada dalam kedua versi Money Heist tentunya terletak pada latar tempat ceritanya. 

Dalam versi originalnya, latar tempat ceritanya berada di negara Spanyol karena memang merupakan serial produksi negara tersebut.

Sementara itu, versi adaptasinya tentu saja mengambil latar tempat pada Korea, tepatnya di Joint Economic Area. 

Ini merupakan sebuah wilayah fiktif pada semenanjung Korea sebagai pusat perekonomian setelah proses unifikasi Korea Utara dengan Korea Selatan.

Terlepas dari perbedaan negaranya, latar utama konflik yang menjadi tempat para perampok melakukan aksinya tetap berlangsung dalam museum pencetakan uang pada kedua versinya. 

Hanya saja, dalam versi Korea-nya museum tersebut adalah khusus untuk mencetak mata uang baru sebagai alat pembayaran kedua negara Korea yang kini telah bersatu.

Nah, itulah dia beberapa Perbedaan Film Money Heist Korea vs Original.

5 Perbedaan Film Money Heist Korea vs Original

Sumber :

www.idntimes.com

www.kincir.com 

https://gensindo.sindonews.com/

Baca Yuk :
Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , , , , , , ,